Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah Saw.. “berwasiatlah kepadaku.” Beliau bersabda, “jangan marah.” Beliau mengulanginya hingga beberapa kali, seraya bersabda “jangan marah” (HR Bukhari)
Ada makna yang mendalam, yaitu jangan sampai kita menumpahkan kemarahan kita tidak pada tematnya.
Abu Dzar Al-Ghifari mengatakan bahwa Rasulullah Saw. Bersabda kepada kami, “apabila salah seorang di antara kalian marah sambil berdiri, hendaklah dia duduk hingga kemarahannya hilang. Jika tidak hilang juga, hendaklah berbaring.”
Ada sebuah kasus unik, aku punya temen yang gak ktrima SPMB, dy marah dgn keadaan tersebut. Tetapi, karna msih marah, maka di lanjutkan dgn berbaring.
Entah inspirasi dri mana, rupanya dy tercerahkan dgn kmarahannya itu setelah merenungkan makna lain dari hadis di atas. Selama ini, ketika dy ingat gak ktrima SPMB dan mengamalkan hadis yg harus mengubah-ubah posisi waktu marah, ternyata menyebabkan dy tidak produktif. Kemudian, ia memaknai kegiatan duduk dan berbaring ketika marah sebagai gerak.
Jadi, bukan hanya makna berdiri, duduk, kemudian berbaring, melainkan terdapat pengertian, kalau marah bergeraklah dalam posisi yang berbeda.
Sejak mendapatkan makna lain, yaitu GERAK. Maka, sambil menunggu SPMB tahun depan, marahnya di kompensasikan dengan gerak. Yaitu, setiap ingat, dy bergerak pergi ke kebun membawa cangkul dan sabit. Kemudian menanam pohon pisang, markisa dan kayu jati.
Alhamdulillah, hasil kompensasi marah dalam bentuk gerak, pada tahun berikutnya, dy d trima kuliah salah satu perguruan tinggi negri. Dan yang paling menarik, marah selama satahun san diubah dalam bentuk gerak, mampu menghasilkan banyak pohon pisang, markisa dan jati.
Semua pohonnya sudah menghasilkan. Sekarang, umurnya sudaah 20 tahun. Semuanya sudah bisa dinikmati oleh saudara-saudaranya, termasuk jati yang sbagian untuk memperindah rumah saudara-saudaranya.
Bersahabatlah dengan marah, dan bergeraklah !
Semoga marah kita tetap terkondisi dalam bentuk produktivitas.
Selamat mencoba !
Bagaimana pendapat anda ???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar